Thursday, January 17, 2019

Cara Meningkatkan Pengeluaran Rata-rata Pengunjung di Coffee Shop

Bagaimana cara meningkatkan pendapatan Coffee Shop dengan POS System? Sebelum itu, mari kita rinci terlebih dahulu berapa keuntungan yang bisa Anda dapatkan dari penjualan secangkir kopi!

Kita uraikan dahulu biaya untuk secangkir kopi dengan contoh rincian sebagai berikut:
  • Biaya biji kopi: Rp 5.000 per cangkir.
  • Biaya cangkir: Rp 500 per buah.
  • Biaya gula: Rp 500 per cangkir.
  • Biaya susu: Rp 1.000 per cangkir.
  • Biaya tenaga kerja: Rp 4.000 per cangkir.
Kira-kira, total biaya yang harus Anda keluarkan untuk melayani secangkir kopi kepada pelanggan sebesar Rp 11.000.

Jika Anda menjual secangkir kopi seharga Rp 20.000, berarti laba Anda ialah Rp 9.000 per cangkir (belum termasuk pajak).

Berikutnya adalah menghitung modal awal sebuah kedai kopi. Biasanya, berkisar antara Rp300 juta sampai Rp3 miliar atau bahkan bisa lebih tergantung skalanya. Kita ambil jumlah rata-rata sekitar Rp1,3 miliar.

Apabila Anda secara eksklusif menjual kopi saja, dibutuhkan sekitar 144.444 cangkir kopi untuk coffee shop mencapai titik impas.

Misalkan, dalam sehari Anda dapat menjual 200 cangkir, maka butuh 722 hari lebih atau hampir sekitar 2 tahun untuk coffee shop Anda untuk mencapai titik impas.

Dari uraian di atas bisa kita tarik kesimpulan bahwa coffee shop akan sulit berkembang apabila hanya mengandalkan pemasukan dari penjualan kopi saja.

Dalam sebuah artikel di majalah Forbes mengungkapkan bahwa bila ingin kedai kopi Anda sukses, “Kopi tidak boleh lebih dari 40 persen dari penjualan mingguan Anda dan setidaknya harus ada dua item penjualan dalam setiap transaksi pelanggan di kedai kopi Anda”.

Lantas, bagaimana cara meningkatkan pengeluaran pelanggan saat berkunjung ke coffee shop Anda? Berikut kami bagikan 6 strategi yang bisa digunakan untuk meningkatkan penjualan di kedai kopi Anda menggunakan POS System.

1. Ketahui Margin Anda dengan Baik

Langkah pertama yang perlu dilakukan ialah mengetahui margin yang ada pada coffee shop Anda. Item apa saja yang laku dan menguntungkan, apa yang benar-benar berfungsi dengan baik. Begitu pula sebaliknya, apa saja item yang tidak begitu laku dan menguntungkan.

Semakin baik wawasan Anda tentang produk dan kampanye yang kinerjanya menguntungkan, semakin banyak pula energi maupun sumber daya yang bisa Anda hemat dan penempatannya untuk mendukung upaya-upaya dalam meningkatkan keuntungan.

Sekaligus Anda dapat menghilangkan item dan sumber daya yang tidak begitu efektif untuk menambah penghasilan.

POS System terbaru memiliki fitur-fitur analitik yang memungkinkan pengguna membuat laporan penjualan dan menganalisis biaya secara terperinci sehingga Anda dapat mengukur keuntungan dari barang dagangan dengan lebih baik.

2. Berikan Add On & Upsell

Add on & Upsell dapat memberi perbedaan dari segi pendapatan. Tambahan rasa yang lezat atau suguhan espresso ekstra yang spesial, seiring waktu dapat membuat perbedaan besar pada keuntungan coffee shop Anda.

3. Tambahkan Efek Citarasa Musiman

Umumnya, citarasa musiman memiliki kekuatan untuk meningkatkan keuntungan coffee shop Anda. Starbucks pernah melaporkan adanya peningkatan profit hingga 10 persen dengan menyajikan menu minuman khusus selama liburan.

4. Tambahkan Item Makanan Sebagai Pilihan

Jika Anda membuka kedai kopi, jangan hanya menjual aneka minuman kopi saja. Tetapi Anda juga bisa menambahkan item makanan sebagai pilihan dalam menu pelanggan.
Misalnya, sandwich, donat, atau makanan ringan yang menjadi pelengkap santai bagi pelanggan saat menikmati kopi.

5. Biarkan Pelanggan Memilih Sendiri Pesanan Mereka

Inovasi kios Self-Ordering akan memudahkan pelanggan dalam memilih menu apa yang ingin mereka pesan. Dengan menggunakan POS System, Anda bisa menerapkan teknologi semacam ini pada coffee shop.

6. Ketahui Tren yang Sedang Berkembang

Dengan mengetahui tren yang sedang berkembang, baik itu tren rasa, tren tata letak ruang, atau bahan-bahan tambahan yang sedang banyak diminati oleh penikmat kopi.

Misalnya saja, tren kopi nitro. Gas nitrogen ditambahkan ke dalam kopi untuk menciptakan efek mengembang dan rasa yang lebih kental pada kopi. Contoh berikutnya ialah penambahan bubuk teh hijau Matcha yang juga tengah banyak diminati penikmat kopi.

Sebagai pengelola coffee shop, sangat penting untuk Anda mengetahui tren-tren terbaru yang sedang berkembang di tengah masyarakat. Manfaatkan rasa penasaran pelanggan yang dapat memberi hasil positif pada peningkatan penjualan.

Demikian beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan pengeluaran pelanggan saat berkunjung ke coffee shop. Anda dapat menganalisa apa saja yang memiliki potensi bagi usaha Anda dengan menggunakan POS System.

Itulah mengapa POS System sangat penting untuk digunakan pada usaha kedai kopi Anda di era modern seperti sekarang ini.

12 Langkah Untuk Membantu Anda Memulai Bisnis Dengan Sukses

Siapa pun bisa menjadi pengusaha yang baik. Orang yang sukses dalam bisnis tidak harus memiliki gelar atau memiliki segunung property, a...